Setelah Dekolonisasi Dili

Gerombolan-gerombolan pemuda berparang berkelana di jalan-jalan kota Dili, Timor Leste. Pembunuhan, pembakaran, penjarahan terjadi di berbagai pelosok kota. Kantor-kantor pemerintahan tak luput dari gelombang kekerasan. Unit-unit militer dan polisi negara, yang mestinya mengendalikan situasi, justru malah berbaku tembak. Begitulah gambaran dalam pemberitaan-pemberitaan media sebelum hadirnya pasukan multinasional yang dipimpin Australia. Presiden Xanana Gusmao dan Perdana Menteri Mari Alkatiri seperti tak punya pilihan lain: menyerahkan mandat keamanan kepada militer asing. Hampir 600 ...

Read More

Representasi Berbahaya

Salah satu representasi yang berbahaya mengenai Timor Leste bersumber pada para komentator/kolumnis/jurnalis yang mempertanyakan kebijakkan bahasa pemerintah negara tersebut untuk menggunakan Tetum dan Portugis sebagai bahasa resmi. Representasi tersebut memojokkan sebuah pemerintahan nasionalis Alkatiri yang mencoba menahan tekanan kuat dari dua gajah tetangganya, Indonesia dan Australia. Pemberitaan di Jakarta Post dan Kompas, media yang bisa dikatakan paling moderat dalam soal berita luar negeri, melukiskan adanya communication gap antar generasi dan ...

Read More

Note de synthèse : Politique de la défense d’UE

1. Introduction L'organisation d'une Europe de défense s'est déjà commencée depuis le déroulement de La Guerre froide. Elle était une partie de l'Alliance atlantique contre l'Union soviétique et ses pays alliés dans le pacte Varsovie. Les menaces étaient claires, limitées dans un seul bloc de rideau de fer. Mais après l'implosion l'Union soviétique, les menaces se changent. Il n'y a plus de milliers de tanks de l'Armée ...

Read More

Ekonomi Perang dan Neoliberalisme

"war is peace, ignorance is strength, freedom is slavery." Slogan Big Brother dalam 1984, karya George Orwell Sekelumit Sejarah Perang dan Ekspansi Pasar Perang Dunia I (1914-1918) meletus setelah pembunuhan Prince Ferdinand, putra mahkota Imperium Austria-Hungaria, yang berkuasa di jazirah Balkan dan Eropa Tengah. Tapi yang menjadi bahan bakar perang, yang mengorbankan jutaan nyawa, adalah perebutan koloni-koloni di Timur Jauh (daratan Cina) dan Afrika, yang telah terjadi puluhan tahun sebelumnya, dan daerah-daerah industri yang dipersengketakan ...

Read More

How The Triumphant Americans Have Changed Our World (Again)

A regime had fallen apart weeks ago, as its armed forces ceased to exist. Fierce resistance, heavy urban fighting, as offered and promised by Saddam and his P.R minister, are proven to be a whole daydream that only had been effectively illussioning many of Indonesian military commentators (while most of them are former TNI top-brass). Triumphant American soldiers, on foot, in their jeeps, tanks and APCs, were replacing photographs and ...

Read More

Perang Di Irak, Perang Di Aceh

*Pembebasan 8, 2003 Militerisme AS Demi Berlangsungnya Kapitalisme Global Tak lama setelah dikuasainya Irak oleh AS dan sekutu-sekutunya, Rejim Megawati-Hamzah seperti tak mau ketinggalan dalam gerbong genderang perang kapitalis terhadap rakyat miskin. Tanggal 19 Mei 2003, Pemerintah RI menyatakan Aceh di bawah kekuasaan darurat militer dan unit-unit TNI dan Polri dengan segera bergerak maju menghantam daerah-daerah yang dikatakan sebagai basis GAM. Pola serangannya benar-benar mirip, meski ada konteks yang jelas berbeda. Jika AS ...

Read More

Perkembangan Globalisasi: Kembalinya Militerisme

Pada kuartal pertama tahun 2002, semua media kapitalis, baik di Indonesia, maupun dunia, beramai-ramai mengabarkan sebuah berita: ekonomi dunia pulih. Indeks pasar-pasar saham berhasil kembali ke indeks sebelum 9 September, 2001. Indeks konsumsi dan industri juga meningkat yang, dalam buku-buku ekonomi liberal (yang bangkrut itu), dilihat sebagai peningkatan aktivitas ekonomi yang positif. Resesi telah berakhir, kata banyak ekonom. Resesi, yang paling mirip dengan situasi tahun 1929 dan paling lunak, telah ...

Read More