Impressions

Apa yang anda pikirkan tentang…

Apa yang anda pikirkan tentang budaya confessional? Mengapa begitu penting melakukan "pengakuan"?... http://bit.ly/15aZeO
Impressions

Foucault dan Geopolitik: Ekspo…

Foucault dan Geopolitik: Eksposisi Berseri tentang Kekuasaan: http://bit.ly/rdBcZ
Impressions

Indoprogress – Reaktualisasi Sosial Demokrasi

Dimanakah refleksi soal kekuasaannya?
Impressions

geopolitik memulai kehadiranny…

geopolitik memulai kehadirannya di Twitter
Catatan-Studi

Pengantar Diskusi Ekonomi, Politik, dan Filsafat Pelurusan Sejarah dalam Masyarakat Transisi

Latar Belakang
Dalam Nineteen Eighty-Four, George Orwell mengisahkan Winston Smith yang bekerja untuk Kementerian Urusan Kebenaran (Ministry of Truth). Tugas Smith adalah “menyesuaikan” arsip-arsip sejarah dengan garis pemerintah yang berkuasa. Ia mengganti isi kalimat dan bahkan menghilangkan orang-orang tertentu dalam foto-foto sejarah. Sebagaimana telah diketahui luas, praktek “merekayasa” sejarah inipun tidak terlepas dalam berbagai rejim penguasa dan Rejim Orde Baru adalah salah satu yang mempraktekkan hal ini.

Catatan-Studi

Parpol lokal, sejauh mana demokratisasi akan dibawa?

* Sebuah pengantar untuk diskusi Asikbaca (kelompok pembaca di Banda Aceh)

MoU Helsinki membawa sebuah dampak perluasan demokrasi di Indonesia. Untuk pertama kali sejak demokrasi parlementer ditutup oleh dekrit presiden 1959, partai lokal kembali mewarnai politik negara ini.

Meski hanya dibuka di Aceh, partai lokal setidaknya membuka kesempatan untuk aktor-aktor politik yang sebelumnya bermain di luar pertarungan elektoral di Aceh. Jika sebelumnya pilkada Aceh telah dimenangkan oleh kandidat independen, yang sebelumnya di luar jejaring oligarki warisan ORBA, partai lokal di Aceh membawa lebih banyak lagi aktor yang sebelumnya ekstra parlementer (dan bermakna di luar oligarki) namun sekaligus juga komponen oligarki yang melakukan reposisi elektoral.

Impressions

Absurditas

Mengapa kalimat-kalimat mereka semakin absurd
Catatan-Studi

Boulanger

Kehadiran mereka serasa mengingatkan kembali kepada sebuah kategori politik dalam gerakan pro-demokratik pra-kejatuhan Suharto: para kapitalis bersenjata. Penggolongan ini sangatlah kuat dalam desakan anti-militerisme dalam transisi demokratik di Indonesia, karena menyatakan bahwa Dwifungsi ABRI didasari oleh kepentingan bisnis para perwira tinggi dengan Jendral Besar Suharto sebagai puncak simbolisnya.
Impressions

Absurditas Sosiolog yang Anti Golput

Artikel Absurd: Golput dan Memilih dengan Rasional
Catatan-Studi

Reinterpretasi Kenaikan Harga BBM

ISU Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia, boleh dibilang telah menjadi alat pengganggu kekuasaan. Siapapun yang menduduki kursi kepresidenan Republik Indonesia, pasti bergetar hatinya jika mesti berhadapan dengan masalah BBM.